ENRG Buka Struktur, Free Float 44,6% & UBO Tiga Keluarga Bakrie

PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) grup Bakrie membeberkan struktur kepemilikan saham terbarunya dalam Laporan Bulanan Pemegang Efek yang berakhir pada 31 Januari 2026.

ENRG Buka Struktur, Free Float 44,6% & UBO Tiga Keluarga Bakrie
Bacakan Artikel

EmTrust Emitentrust.com - PT Energi Mega Persada Tbk (ENRG) grup Bakrie membeberkan struktur kepemilikan saham terbarunya dalam Laporan Bulanan Pemegang Efek yang berakhir pada 31 Januari 2026.

Berdasarkan laporan kepemilikan saham yang disampaikan Selasa (10/2) ENRG masih terkonsentrasi pada kelompok pengendali yang terafiliasi dengan Grup Bakrie. Tercatat, penerima manfaat akhir atas kepemilikan saham ENRG adalah Indra U. Bakrie, Syailendra S. Bakrie, dan Adinda A. Bakrie.

Dari sisi struktur kepemilikan, total saham yang dikategorikan sebagai pengendali mencapai 20,51%, sementara 79,48% sisanya tercatat sebagai saham non-pengendali. Namun demikian, porsi kepemilikan pengendali tersebar melalui sejumlah entitas afiliasi, sehingga secara efektif kendali tetap berada dalam satu kelompok usaha.

Adapun porsi free float ENRG tercatat sebesar 44,04%, turun tipis dibandingkan periode sebelumnya yang berada di level 44,6%. Penurunan free float ini sejalan dengan perubahan kepemilikan pada sejumlah entitas afiliasi.

Dalam daftar pemegang saham utama, PT Shima Global tercatat sebagai pemegang saham terbesar dengan kepemilikan 17,42%. Disusul Trimex Sekuritas dengan 11,74%, PT CGS International sebesar 7,59%, serta Maybank Sekuritas Indonesia dengan kepemilikan 6,60%.

Sejumlah entitas yang berafiliasi dengan Grup Bakrie juga tercatat memiliki saham ENRG, antara lain PT Bakrie Capital, PT Bakrie Kalila, PT Biofuel Indo Sumatra, hingga PT Tridaya Aset. Kepemilikan melalui berbagai entitas ini menegaskan pola kepemilikan tidak langsung (indirect ownership) yang umum digunakan dalam struktur grup usaha besar.

Jumlah saham ENRG yang tercatat di Bursa Efek Indonesia mencapai 26,34 miliar saham, dengan total pemegang saham sebanyak 43.361 pihak, turun dibandingkan bulan sebelumnya yang tercatat sebanyak 46.783 pemegang saham.