Emiten Prajogo (CUAN) Update Temuan Emas di Sumbawa

PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) melaporkan perkembangan terbaru aktivitas eksplorasi mineral emas yang dilakukan sepanjang Januari 2026.

Emiten Prajogo (CUAN) Update Temuan Emas di Sumbawa
Bacakan Artikel

EmTrust Emitentrust - PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) melaporkan perkembangan terbaru aktivitas eksplorasi mineral emas yang dilakukan sepanjang Januari 2026.

Eksplorasi dilakukan oleh anak usaha, PT Intam Eksplorasi, yang berlokasi di Ledang, Lebin, Lantung, Kecamatan Lenangguar, serta wilayah Lantung dan Ropang, Kabupaten Sumbawa, Nusa Tenggara Barat.

Michael Direktur Utama CUAN dalam keterangannya Jumat (10/1) mengungkapkan bahwa Perseroan telah menggelontorkan dana eksplorasi sebesar Rp6,68 miliar.

Dia memerinci, kegiatan eksplorasi dilaksanakan oleh tim geolog PT Intam Eksplorasi, dengan dukungan sejumlah pihak, antara lain pengeboran inti oleh PT Geo Inti Sinergy, survei Topo Drone Lidar oleh PT Rifaya Geo Teknologi, serta penyusunan rona awal lingkungan oleh konsultan PT Unitest Presisi Indonesia.

CUAN mengungkapkan bahwa eksplorasi mencakup pemetaan geologi, pengeboran inti berlian (diamond core drilling), survei topografi, serta pengambilan data awal lingkungan guna mengetahui kondisi air, tanah, udara, flora, fauna, dan sosial budaya sebelum aktivitas pertambangan dilakukan secara intensif.

Hasil pemetaan geologi di Prospek Lebin dengan cakupan area sekitar 5 km x 12 km menunjukkan keberadaan zona silika-kuarsa breksi setebal 16 meter. Zona tersebut mengandung kadar emas hingga 1,27 ppm, perak 1,9 ppm, tembaga 15,8 ppm, timbal 2,7 ppm, dan seng 7,5 ppm, yang dinilai memberikan indikasi mineralisasi yang menjanjikan.

Selain itu, kegiatan pengeboran inti di Prospek Batururu dan North Batururu telah mencapai total 11 titik bor dengan kedalaman kumulatif 1.732,43 meter.

Salah satu titik bor di Batururu mencatat zona alterasi silika-kuarsa dengan indikasi mineralisasi sulfida, sementara di North Batururu, hasil trenching menunjukkan kadar emas hingga 1,6 ppm pada ketebalan 4,5 meter.

Perseroan juga melaporkan adanya zona mineralisasi tambahan pada titik bor LDDH_ND_015 dengan panjang 8,55 meter, yang memperlihatkan breksi kuarsa dan kandungan mineral sulfida terdiseminasi.

Manajemen CUAN menyatakan, hasil eksplorasi hingga Januari 2026 ini akan menjadi dasar untuk menentukan langkah lanjutan, termasuk evaluasi target pengeboran berikutnya dan pengembangan potensi sumber daya mineral di wilayah tersebut.

Pada perdagangan akhir pekan (10/1) saham CUAN turun 1,95 persen ke level Rp2.010. Dalam sebulan terakhir turun 20,5 persen dari harga Rp2.530 pada 11 desember 2025.
Namun dalam 6 bulan melonjak 39,5 persen dari harga Rp1.440 pada 10 Juli 2025.

PT Petrindo Jaya Kreasi (CUAN) adalah perusahaan induk yang bergerak di sektor pertambangan mineral dan energim, dan didirikan di Jakarta pada tahun 2008.

Melalui anak-anak usahanya, perusahaan ini memiliki dua konsesi pertambangan batu bara di Kalimantan, serta berencana untuk mengembangkan usahanya ke konsesi pertambangan emas di Nusa Tenggara Barat.

CUAN mencatatkan sahamnya di BEI (IPO) pada 8 Maret 2023 sebanyak 1.690.000.000
Saham atau 15,03% dari modal disetor pada harga perdana Rp 220.
Dana yang di raup dalam IPO tersebut senilai Rp371,8 miliar.

Bertindak sebagai Penjamin Emisi Utama PT. Henan Putihrai Sekuritas, PT. BRI Danareksa Sekuritas.