Emiten Prajogo Pangestu (CDIA) Siapkan Buyback Saham Rp1T

PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) emiten milik Prajogo Pangestu menyampaikan rencana Pembelian Kembali Saham (Buyback) sebagai bagian dari upaya meningkatkan nilai bagi pemegang saham serta menjaga kepercayaan publik.

Emiten Prajogo Pangestu (CDIA) Siapkan Buyback Saham Rp1T
Bacakan Artikel

EmTrust Emitentrust.com- PT Chandra Daya Investasi Tbk (CDIA) emiten milik Prajogo Pangestu menyampaikan rencana Pembelian Kembali Saham (Buyback) sebagai bagian dari upaya meningkatkan nilai bagi pemegang saham serta menjaga kepercayaan publik.

Merly Corporate Secretary CDIA dalam keterangannya Kamis (5/2) mengungkapkan bahwa dana yang disiapkan untuk buyback saham mencapai maksimal Rp1 triliun, bersumber dari kas internal Perseroan secara bertahap. Dana tersebut sudah termasuk biaya transaksi, komisi broker, dan biaya lain yang berkaitan dengan pelaksanaan buyback.

Buyback saham akan dilakukan sesuai dengan ketentuan POJK No. 13 Tahun 2023 dan SEOJK No. 102 Tahun 2025, dengan periode pelaksanaan maksimal 3 (tiga) bulan.

Merly menyatakan, aksi korporasi ini bertujuan untuk meningkatkan kinerja saham agar selaras dengan kondisi fundamental Perseroan, sekaligus mencerminkan keyakinan terhadap prospek usaha jangka panjang.

Perseroan menunjuk PT Henan Putihrai Sekuritas sebagai perantara untuk melaksanakan pembelian kembali saham selama periode buyback, dengan tetap mengacu pada ketentuan peraturan yang berlaku.

Sedangkan pelaksanaan Buyback Saham dimulai 6 Februari 2026 hingga 5 Mei 2026.

Perseroan dapat menghentikan buyback sebelum periode berakhir apabila, Dana buyback telah terserap seluruhnya;, Jumlah saham yang dibeli telah mencapai target; dan/atau

Jumlah saham yang dibeli kembali akan tetap memperhatikan ketentuan free float sesuai peraturan perundang-undangan yang berlaku.

Merly menegaskan bahwa pelaksanaan buyback tidak akan menurunkan pendapatan Perseroan serta tidak memberikan dampak signifikan terhadap pembiayaan.

Perseroan meyakini modal kerja dan arus kas yang dimiliki cukup kuat untuk mendukung pelaksanaan buyback tanpa mengganggu kegiatan operasional.

Berdasarkan laporan keuangan periode 30 September 2025 (unaudited), pelaksanaan buyback diproyeksikan memberikan dampak positif terhadap laba per saham:

EPS sebelum buyback: 0,7047

EPS setelah buyback: 0,7107

Sementara itu, total aset dan ekuitas Perseroan diperkirakan masing-masing turun sebesar USD 59,95 juta, seiring penggunaan kas untuk buyback.

Pada perdagangan hari ini Kamis (5/2) saham CDIA naik 0,93 persen ke level Rp1.090 per lembar.