BEI Umumkan 894 Lolos Free Float, 49 Tidak Memenuhi

Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan hasil pemantauan kewajiban pemenuhan saham free float dan jumlah pemegang saham berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Efek (LBRE) per 31 Desember 2025. Hingga 29 Januari 2026, tercatat 894

BEI Umumkan 894 Lolos Free Float, 49 Tidak Memenuhi
Bacakan Artikel

EmTrust Emitentrust.com - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan hasil pemantauan kewajiban pemenuhan saham free float dan jumlah pemegang saham berdasarkan Laporan Bulanan Registrasi Efek (LBRE) per 31 Desember 2025. Hingga 29 Januari 2026, tercatat 894 perusahaan telah memenuhi ketentuan, sementara 49 perusahaan dinyatakan tidak memenuhi dan 13 lainnya dikecualikan.

Dalam pengumuman resmi, BEI menyampaikan telah melakukan suspensi terhadap 38 perusahaan tercatat terkait sanksi pemenuhan saham free float per akhir 2025, sebagaimana tertuang dalam Pengumuman Bursa nomor Peng-S-00003/BEI.PLP/01-2026 tertanggal 30 Januari 2026.

894 Emiten Patuh, 49 Belum Penuhi Ketentuan

Mengacu pada Peraturan Bursa Nomor I-A dan I-V, sebanyak 894 perusahaan tercatat telah menyampaikan LBRE dan memenuhi ketentuan V.1.1 dan/atau V.1.2 terkait batas minimal saham free float dan jumlah pemegang saham.

Sementara itu, 49 perusahaan dinyatakan tidak memenuhi ketentuan dengan rincian:

18 perusahaan telah menyampaikan LBRE namun belum memenuhi ketentuan free float dan/atau jumlah pemegang saham.

31 perusahaan tidak menyampaikan LBRE sehingga dianggap tidak memenuhi ketentuan.

Adapun 13 perusahaan dikecualikan dari kewajiban tersebut karena:

5 perusahaan dalam proses voluntary delisting,

2 perusahaan sesuai ketentuan V.1.3,

6 perusahaan sesuai ketentuan V.1.4 Peraturan Bursa Nomor I-A.

Berikut Daftar Emiten dan Status Pemenuhan Free Float

Berdasarkan data per 31 Desember 2025, berikut urutan nama saham yang telah dipantau BEI:

AADI – PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (Memenuhi)
AALI – PT Astra Agro Lestari Tbk (Memenuhi)
ABBA – PT Mahaka Media Tbk (Memenuhi)
ABDA – PT Asuransi Bina Dana Arta Tbk (Memenuhi)
ABMM – PT ABM Investama Tbk (Memenuhi)
ACES – PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (Memenuhi)
ACRO – PT Samcro Hyosung Adilestari Tbk (Memenuhi)
ACST – PT Acset Indonusa Tbk (Memenuhi)
ADCP – PT Adhi Commuter Properti Tbk (Memenuhi)
ADES – PT Akasha Wira International Tbk (Memenuhi)
ADHI – PT Adhi Karya (Persero) Tbk (Memenuhi)
ADMF – PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (Pengecualian V.1.3)
ADMG – PT Polychem Indonesia Tbk (Memenuhi)
ADMR – PT Adaro Minerals Indonesia Tbk (Memenuhi)
ADRO – PT Alamtri Resources Indonesia Tbk (Memenuhi)
AEGS – PT Anugerah Spareparts Sejahtera Tbk (Memenuhi)
AGAR – PT Asia Sejahtera Mina Tbk (Memenuhi)
AGII – PT Samator Indo Gas Tbk (Memenuhi)
AGRO – PT Bank Raya Indonesia Tbk (Memenuhi)
AGRS – PT Bank IBK Indonesia Tbk (Memenuhi)
AHAP – PT Asuransi Harta Aman Pratama Tbk (Memenuhi)
AIMS – PT Artha Mahiya Investama Tbk (Memenuhi)
AISA – PT FKS Food Sejahtera Tbk (Memenuhi)
AKKU – PT Anugerah Kagum Karya Utama Tbk (Memenuhi)
AKPI – PT Argha Karya Prima Ind. Tbk (Memenuhi)
AKRA – PT AKR Corporindo Tbk (Memenuhi)
AKSI – PT Mineral Sumberdaya Mandiri Tbk (Memenuhi)
ALDO – PT Alkindo Naratama Tbk (Memenuhi)
ALII – PT Ancara Logistics Indonesia Tbk (Memenuhi)
ALKA – PT Alakasa Industrindo Tbk (Memenuhi)
ALMI – PT Alumindo Light Metal Industry Tbk (Tidak Memenuhi – Suspensi)
ALTO – PT Tri Banyan Tirta Tbk (Memenuhi)
AMAG – PT Asuransi Multi Artha Guna Tbk (Memenuhi)
AMAN – PT Makmur Berkah Amanda Tbk (Memenuhi)
AMAR – PT Bank Amar Indonesia Tbk (Memenuhi)
AMFG – PT Asahimas Flat Glass Tbk (Memenuhi)
AMIN – PT Ateliers Mecaniques D Indonesie Tbk (Memenuhi)
AMMN – PT Amman Mineral Internasional Tbk (Memenuhi)
AMMS – PT Agung Menjangan Mas Tbk (Memenuhi)
AMOR – PT Ashmore Asset Management Indonesia Tbk (Memenuhi)
AMRT – PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Memenuhi)
ANDI – PT Andira Agro Tbk (Memenuhi)
ANJT – PT Austindo Nusantara Jaya Tbk (Pengecualian V.1.4)
ANTM – PT Aneka Tambang Tbk (Memenuhi)
APEX – PT Apexindo Pratama Duta Tbk (Memenuhi)
APIC – PT Pacific Strategic Financial Tbk (Memenuhi)
APII – PT Arita Prima Indonesia Tbk (Memenuhi)
APLI – PT Asiaplast Industries Tbk (Memenuhi)
APLN – PT Agung Podomoro Land Tbk (Memenuhi)
ARCI – PT Archi Indonesia Tbk (Memenuhi)
AREA – PT Dunia Virtual Online Tbk (Memenuhi)
ARGO – PT Argo Pantes Tbk (Memenuhi)
ARII – PT Atlas Resources Tbk (Memenuhi)
ARKA – PT Arkha Jayanti Persada Tbk (Memenuhi)
ARKO – PT Arkora Hydro Tbk (Memenuhi)
ARMY – PT Armidian Karyatama Tbk (Memenuhi)
ARNA – PT Arwana Citramulia Tbk (Memenuhi)
ARTA – PT Arthavest Tbk (Memenuhi)
ARTI – PT Ratu Prabu Energi Tbk (Memenuhi)
ARTO – PT Bank Jago Tbk (Memenuhi)
ASBI – PT Asuransi Bintang Tbk (Memenuhi).

Sementara itu, sejumlah emiten besar tercatat telah memenuhi ketentuan free float dan jumlah pemegang saham, antara lain PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI), PT Bank Central Asia Tbk (BBCA), PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI), PT Astra International Tbk (ASII), PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI), PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk (CPIN), hingga PT Barito Renewables Energy Tbk (BREN).

(Daftar berlanjut sesuai lampiran pengumuman BEI hingga kode DCII – PT DCI Indonesia Tbk, dengan mayoritas berstatus Memenuhi, serta beberapa berstatus Suspensi, Tidak Menyampaikan, atau Pengecualian sesuai ketentuan.)

Beberapa Emiten Terkena Suspensi

Beberapa emiten yang tercatat tidak memenuhi kewajiban dan dikenakan suspensi antara lain:

ALMI – PT Alumindo Light Metal Industry Tbk

CBMF – PT Cahaya Bintang Medan Tbk (Tidak Menyampaikan – Suspensi)

COWL – PT Cowell Development Tbk (Tidak Menyampaikan – Suspensi)

BEI menegaskan bahwa pemantauan ini bertujuan menjaga likuiditas saham di pasar dan perlindungan investor melalui kepatuhan terhadap ketentuan free float minimal.

Pengumuman lengkap dan daftar rinci perusahaan tercatat dapat diakses melalui situs resmi BEI.