SOTS Ungkap Investasi Baru Usai Rights Issue

PT Satria Mega Kencana Tbk. (SOTS) telah menandatanganani Nota Kesepahaman tentang Rencana Investasi dengan PT. Dwimukti Graha Kencana (DGK) pada tanggal 13 Januari 2026.

SOTS Ungkap Investasi Baru Usai Rights Issue
Bacakan Artikel

EmTrust Emitentrust.com - PT Satria Mega Kencana Tbk. (SOTS) telah menandatanganani Nota Kesepahaman tentang Rencana Investasi dengan PT. Dwimukti Graha Kencana (DGK) pada tanggal 13 Januari 2026.

Floreta Tane Direktur Utama SOTS dalam keterangan tertulisnya Selasa (13/1) menuturkan bahwa dalam nota kesepahaman tersebut sehubungan dengan rencana SOTS untuk melakukan penyertaan modal ke dalam PT DGK dimana DGK merupakan pihak terafiliasi, yang mempunyai kegiatan usaha di bidang restoran, cafe, bar danperdagangan, yang memiliki tempat usaha Desa Kitsune di Bali.

Dana yang akan digunakan untuk penyertaan modal ke dalam PT DGK merupakan dana yang akan diperoleh Perseroan dari hasil Rights Issue (PMHMETD) dan dengan dilakukannya investasi tersebut, maka direncanakan Perseroan akan menjadi pemegang saham pengendali pada PT DGK.

Nota Kesepahaman ini merupakan dokumen awal sebagai kerangka atas pelaksanaan rencana Transaksi, yangmemuat komitmen umum para pihak, tahapan utama dari rencana Transaksi, serta penyelesaian dari rencana Transaksi yang akan tunduk pada kondisi prasyarat dan ketentuanketentuan lainnya yang diatur lebih lanjut dalam perjanjian definitif yang dibuat terpisah.

"Pada saat keterbukaan informasi ini disampaikan, penandatanganan Nota Kesepahaman ini belum menimbulkan dampak material terhadap kegiatan operasional, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha SOTS mengingat transaksi masih tunduk pada syarat-syarat pendahuluan,"tuturnya.

Floreta tani menambahkan SOTS akan menyampaikan keterbukaan informasi lanjutan kepada publik sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan yang berlaku apabila terdapat perkembangan material lebih lanjut atas Transaksi tersebut.

Saham SOTS pada perdagangan hari ini Rabu (14/1) terbang 25 persen atau ARA ke level Rp5.025 per lembar.Dalam sepekan naik 142 persen dari harga Rp2.070 pada 8 Januari 2026.Dalam sebulan terbang 325 persen dari harga Rp1.180 pada 29 Desember 2025.

Seperti diketahui PT Satria Mega Kencana Tbk (SOTS) akan melaksanakan aksi korporasi berupa penambahan modal melalui Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) atau rights issue

Berdasarkan keterbukaan informasi, SOTS berencana menerbitkan hingga 1,375 miliar saham baru dengan nilai nominal Rp100 per saham sehingga dari aksi korporasi ini, perseroan berpotensi menghimpun total dana Rp137,5 miliar. Aksi korporasi ini merupakan bagian dari PMHMETD I dan akan dilakukan setelah memperoleh persetujuan pemegang saham dalam RUPS yang dijadwalkan pada 28 Januari 2026 serta pernyataan efektif dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK)