IHSG Ditutup Loyo! Tapi MBMA dan ADRO Ngebut
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada akhir perdagangan Kamis (19/2/2026). Indeks terkoreksi 36,14 poin atau 0,43% ke level 8.274,08 di tengah
EmTrust Emitentrust.com - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup melemah pada akhir perdagangan Kamis (19/2/2026). Indeks terkoreksi 36,14 poin atau 0,43% ke level 8.274,08 di tengah pergerakan sektor yang cenderung variatif.
Secara sektoral, enam indeks berhasil bertahan di zona hijau, sementara empat sektor lainnya terperosok ke zona merah.
Penguatan terbesar dicatat sektor barang baku yang melonjak 2,85%, disusul sektor transportasi naik 1,92% dan sektor energi yang menguat 0,82%. Di sisi lain, tekanan terdalam terjadi pada sektor teknologi yang turun 1,16%, sektor keuangan melemah 1,03%, serta sektor properti yang terkoreksi 0,70%.
Aktivitas perdagangan terbilang ramai. Total volume transaksi mencapai 53,04 miliar saham dengan nilai perdagangan sebesar Rp26,11 triliun. Dari keseluruhan saham yang diperdagangkan, sebanyak 326 saham menguat, 366 saham melemah, dan 127 saham stagnan.
Di jajaran saham penguat, ARKO melonjak Rp1.500 ke posisi Rp9.000 per lembar. AADI naik Rp650 menjadi Rp9.550 per saham, sementara ADMF menguat Rp500 ke level Rp8.850 per lembar.
Sebaliknya, saham DCII terkoreksi tajam Rp12.775 ke Rp212.000 per lembar. DSSA turun Rp2.700 menjadi Rp88.800, dan UNIC melemah Rp1.650 ke Rp11.650 per saham.
Untuk saham teraktif, BUMI mencatat frekuensi transaksi sebanyak 178.253 kali dengan nilai Rp2,88 triliun. Disusul BIPI yang diperdagangkan 159.057 kali senilai Rp1,05 triliun, serta INDS dengan 119.735 kali transaksi senilai Rp718 miliar.
Pada indeks LQ45, saham Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) menjadi top losers setelah turun 3,79%. Kemudian Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) melemah 3,12% dan Semen Indonesia (Persero) Tbk (SMGR) turun 3,05%.
Sementara itu, jajaran top gainers LQ45 dipimpin Merdeka Battery Materials Tbk (MBMA) yang melonjak 15,29%. Disusul Adaro Andalan Indonesia Tbk (ADRO) naik 7,30% dan Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) yang menguat 7,29%.