Belum Dua Tahun, Dana IPO PIPA Hampir Ludes, Sisa Rp3M di Bank
PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) melaporkan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) yang efektif per 31 Maret 2023.
EmTrust Emitentrust.com - PT Multi Makmur Lemindo Tbk (PIPA) melaporkan realisasi penggunaan dana hasil penawaran umum perdana saham (IPO) yang efektif per 31 Maret 2023. Dari total dana IPO sebesar Rp97,13 miliar, perseroan mencatat dana bersih sebesar Rp93,76 miliar, yang hampir seluruhnya telah digunakan sesuai rencana dalam prospektus.
Manajemen PIPA mengungkapkan realisasi penggunaan dana telah mencapai Rp90,76 miliar, menyisakan Rp3 miliar yang saat ini ditempatkan di PT Bank OCBC NISP Tbk dengan tingkat bunga 1,5% dan jangka waktu 12 bulan.
Dana IPO PIPA paling besar dialokasikan untuk pembelian mesin dan fasilitas produksi, yang mencapai Rp39,76 miliar atau sekitar 44% dari total dana bersih. Selain itu, perseroan juga merealisasikan dana sebesar Rp13,17 miliar untuk pembangunan fasilitas pabrik baru.
Sementara itu, alokasi untuk modal kerja terealisasi sebesar Rp27,82 miliar atau setara 31%, sejalan dengan rencana awal perseroan dalam memperkuat operasional bisnis.
Menariknya, realisasi pembayaran pokok utang mencapai Rp10 miliar atau 11%, lebih besar dibandingkan rencana awal sebesar Rp3 miliar. Sebaliknya, rencana pembelian kendaraan operasional tidak direalisasikan pada periode pelaporan ini.
Dari total dana IPO, PIPA mencatat biaya penawaran umum sebesar Rp3,37 miliar, yang mencakup biaya penjaminan emisi, manajemen, penjualan, jasa profesi penunjang pasar modal, lembaga penunjang, hingga biaya konsultasi keuangan.
Biaya terbesar berasal dari jasa profesi penunjang pasar modal senilai Rp1,19 miliar, disusul biaya penjualan (selling fee) sebesar Rp800 juta.
Manajemen PIPA menyatakan seluruh penggunaan dana dilakukan sesuai prinsip keterbukaan dan mengacu pada rencana dalam prospektus. Sisa dana yang belum digunakan tetap dikelola secara prudent sambil menunggu kebutuhan operasional selanjutnya.