BEI Kuliti CANI, Saham Meroket dari FCA, Tapi Keuangan Tekor
Bursa Efek Indonesia ( BEI) mempertanyakan kinerja PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI) terkait kondisi keuangan, kinerja usaha, hingga pergerakan harga saham yang melonjak
EmTrust EmTrust - Bursa Efek Indonesia ( BEI) mempertanyakan kinerja PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI) terkait kondisi keuangan, kinerja usaha, hingga pergerakan harga saham yang melonjak cukup signifikan.
Menanggapi Surat BEI No. S-14240/BEI.PP3/12-2025 tertanggal 17 Desember 2025, manajemen CANI mengungkapkan bahwa berdasarkan laporan keuangan per 30 September 2025, perseroan membukukan pendapatan sebesar USD658 ribu dengan rugi usaha USD323 ribu dan rugi bersih USD328 ribu.
Dari sisi likuiditas, kas dan setara kas perseroan tercatat USD746 ribu. Namun rasio keuangan menunjukkan tekanan, dengan rasio kas dan setara kas hanya 0,02, rasio lancar 0,06, rasio utang terhadap total aset mencapai 5,03, serta rasio utang terhadap ekuitas sebesar 1,25.
Manajemen mengakui kondisi tersebut menjadi perhatian serius. Untuk menjaga kelangsungan usaha (going concern), perseroan telah menerapkan sejumlah langkah strategis, mulai dari peningkatan pemeliharaan kapal, efisiensi struktur biaya, pengendalian belanja modal, hingga pengasuransian armada kapal secara menyeluruh.
Terkait perolehan kontrak baru, perseroan menyatakan hingga saat ini belum ada tambahan kontrak atau sumber pendapatan signifikan. Meski demikian, CANI menegaskan terus menjaga hubungan dengan pelanggan guna mempertahankan kontrak yang ada serta mencari proyek baru yang dinilai menguntungkan.
Perseroan juga menilai kondisi ekonomi global yang belum stabil turut memengaruhi daya beli dan biaya operasional industri pelayaran. Namun demikian, CANI tetap fokus pada segmen usaha inti, yakni penyewaan tugboat dan tongkang, dengan membidik proyek logistik laut dan infrastruktur yang dinilai prospektif sepanjang 2026.
Menanggapi pergerakan harga saham, manajemen menyatakan tidak mengetahui secara pasti penyebab fluktuasi yang terjadi dan menilai hal tersebut merupakan mekanisme pasar.
Perlu diketahui saham CANI saat dalam kondisi suspensi sejak 15 Desember terkait lonjakan harga sahamnya.
CANI disuspensi pada harga Rp116 per lembar. Dalam sebulan terakhir CANI terbang 136,7 persen dari harga di FCA Rp49 pada 27 November 2025. Dalam 6 bulan melonjak 197 persen dari harga Rp39 pada 30 Juni 2025. Secara tahunan (YTD) Melambung 136,7 persen dari harga Rp49 pada awal Januari 2025.
PT Capitol Nusantara Indonesia Tbk (CANI) didirikan di Samarinda, pada tanggal 31 Agustus 2004. Perusahaan ini bergerak dalam bidang pelayaran dalam negeri, jasa pelayaran dan angkutan, jasa keagenan kapal, jasa angkutan minyak dan gas, serta jasa sewa kapal.