Baru 5 Tahun, EDGE Mau Cabut dari Bursa

Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menghentikan sementara perdagangan saham PT Indointernet Tbk (EDGE). Langkah ini dilakukan seiring rencana perseroan untuk mengubah status dari perusahaan terbuka menjadi perusahaan tertutup melalui aksi go private

Baru 5 Tahun, EDGE Mau Cabut dari Bursa
Bacakan Artikel

EmTrust Emitentrust.com- Bursa Efek Indonesia (BEI) resmi menghentikan sementara perdagangan saham PT Indointernet Tbk (EDGE). Langkah ini dilakukan seiring rencana perseroan untuk mengubah status dari perusahaan terbuka menjadi perusahaan tertutup melalui aksi go private, sekaligus mengajukan pembatalan pencatatan saham secara sukarela (voluntary delisting) dari BEI.

Keputusan suspensi tersebut diumumkan dalam keterbukaan informasi Selasa (10/2/2026), BEI menyatakan penghentian sementara perdagangan saham EDGE berlaku di seluruh pasar.

“Berdasarkan hal tersebut, maka Bursa memutuskan untuk melakukan penghentian sementara perdagangan Efek EDGE di seluruh pasar efektif mulai sesi pra-pembukaan perdagangan efek tanggal 10 Februari 2026,” tulis manajemen BEI.

Sebelum disuspensi, saham EDGE terakhir diperdagangkan di level Rp4.790 per saham, melemah 2,04% dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya. Meski demikian, secara year to date (YtD), saham ini masih mencatatkan penguatan sebesar 6,21%.

EDGE merupakan emiten yang bergerak di sektor telekomunikasi dan teknologi informasi, dengan fokus pada jasa infrastruktur digital, pemrograman, serta konsultasi komputer. Perusahaan ini pertama kali melantai di Bursa Efek Indonesia melalui penawaran umum perdana (IPO) pada 2021.

Didirikan sejak 1994, EDGE dikenal sebagai salah satu pelopor penyedia layanan infrastruktur digital di Indonesia. Melalui unit usaha Indonet, perseroan menghadirkan berbagai solusi teknologi informasi dan komunikasi untuk mendukung kebutuhan bisnis modern yang terus berkembang.

EDGE mencatatkan sahamnya (IPO) di BEI pada 8 Februari 2021 sebanyak 80.810.000 Saham atau 20,00% dari modal disetor pada harga perdana Rp7.375 per saham. Dana yang diraup dari IPO tersebut senilai Rp595.973.750.000 dan bertindak sebagai Penjamin Emisi Utama PT. BCA Sekuritas.

Pemegang saham 30 September 2024

  • Digital EDGE (Hongkong) Limited 1.193.969.000 saham atau 59,10%
  • Digital Edge (HK) SPVI Limited 666.682.500 saham atau 33,00%
  • Masyarakat 159.598.500 saham atau 7,90%.