Akuisisi 27,83% Saham Batal, Soraya Berjaya Klaim Bisnis Tetap Aman

EmTrust - PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE) menyampaikan keterbukaan informasi terkait pembatalan rencana pengambilalihan (akuisisi) saham Perseroan oleh Saiko Consultancy Pte. Ltd. Pembatalan t...

Akuisisi 27,83% Saham Batal, Soraya Berjaya Klaim Bisnis Tetap Aman
Bacakan Artikel

EmTrust EmTrust - PT Soraya Berjaya Indonesia Tbk (SPRE) menyampaikan keterbukaan informasi terkait pembatalan rencana pengambilalihan (akuisisi) saham Perseroan oleh Saiko Consultancy Pte. Ltd. Pembatalan tersebut mencakup rencana pengambilalihan saham milik pengendali Perseroan, Rizet Ramawi.

Dalam keterbukaan informasi, Perseroan menjelaskan bahwa Saiko Consultancy Pte. Ltd. membatalkan rencana pengambilalihan hingga sebanyak-banyaknya 222,6 juta saham, yang setara dengan maksimal 27,83% dari total modal ditempatkan dan disetor penuh Perseroan.

Pembatalan rencana akuisisi tersebut dilakukan dengan mengacu pada ketentuan Pasal 5 ayat (1) Peraturan OJK Nomor 9/POJK.04/2018 tentang Pengambilalihan Perusahaan Terbuka, serta berdasarkan surat resmi Saiko Consultancy Pte. Ltd. tertanggal 28 Januari 2026.

Manajemen Soraya Berjaya menegaskan bahwa pembatalan rencana pengambilalihan tersebut tidak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha Perseroan.

Dengan demikian, Perseroan memastikan bahwa aktivitas bisnis tetap berjalan normal sesuai dengan rencana dan strategi yang telah ditetapkan, serta tetap mematuhi seluruh ketentuan keterbukaan informasi yang berlaku di pasar modal Indonesia.